Segera Hadir Google Glass Versi Terbaru

Segera Hadir Google Glass Versi Terbaru

Google Glass Explorer Edition
Google Glass Explorer Edition
Google Glass versi baru dikabarkan akan segera hadir, Versi terbaru ini sedang memasuki tahap penyelesaian, demikian kata perusahaan induk Ray-Ban dan Oakley.

Produsen kacamata asal Italia Luxottica sedang bekerjasama dengan Google untuk menciptakan perangkat yang dapat dikenakan tersebut, demikian menurut The Wall Street Journal.

Massimo Vian selaku CEO perusahaan itu tidak merinci spesifikasi kacamata tersebut. Tetapi, ia menyatakan hanya menemui tim Google Glass di California.

Vian mengatakan bahwa  yang kita lihat adalah versi 1. Saat ini mereka mengerjakan versi 2, yang sedang dalam tahap persiapan.

Pada Januari silam Google memutuskan untuk menarik kembali program Google Glass Explorer. (Digital Spy)
Read More
Gempa Dahsyat di Nepal Tewaskan 1.130 jiwa, Everest longsor

Gempa Dahsyat di Nepal Tewaskan 1.130 jiwa, Everest longsor

Gunung, puncak Everest
Setidaknya sebanyak 1.130 jiwa melayang akkibat gempa besar 7,9 SR yang mengguncang Nepal pada hari Sabtu 25 April 2015. Selain itu gempa juga menyebabkan longsor mematikan di Gunung Everest.

Kemungkinan korban akan terus bertambah setelah datangnya laporan kerusakan yang berat  di daerah pegunungan terpencil setelah gempa terbesar yang pernah melanda Nepal dan berpusat 80 km sebelah timur kota terbesar kedua, Pokhara, itu.

Upaya penyelamatan sangat sulit dengan matinya sistem komunikasi yang akan menambah beban bagi negara yang terhitung miskin dengan jumlah penduduk 28 jiwa.

Data resmi polisi menunjukkan, jumlah korban tewas telah mencapai 1.130. Angka itu belum termasuk korban di India sebanyak 34 orang dan satu di Bangladesh.

Sebuah video amatir menunjukkan kerusakan parah pada bagian bangunan dan ruas jalan raya yang retak memanjang sehingga menyulitkan transportasi. Kerusakan ini terjadi karena gempa terjadi berpusat di titik yang dangkal.

Dikabarkan pula, Gunung Everest yang merupakan Gunung Everest gunung tertinggi di dunia tak luput dari kerusakan. Gempa menyebabkan sejumlah bagian Gunung Everest longsor sehingga menewaskan setidaknya 10 orang yang tengah berada di pos terbawah.

Lebih dari 1.000 pendaki tengah berkumpul karena bertepatan dengan musim pendakian saat longsor terjadi.

Nepal, yang secara geografis terletak di antara Tiongkok dan India, memang pernah beberapa kali diguncang gempa. Gempa terbesar di negara itu terjadi pada 1934 yang menewaskan lebih dari 8.500 jiwa.

Sementara itu di ibu kota Kathmandu, gempa telah menyebabkan bangunan Dharahara Tower setinggi 60 meter, yang dibangun pada 1832, rata dengan tanah.

Di rumah sakit utama kota itu, puluhan relawan membentuk rantai demi memberi jalan pada mobil ambulans yang membawa korban luka.

Di sekitar kota, para petugas penyelamat berjuang menerobos reruntuhan bangunan yang di antaranya adalah kuil kuno umat Hindu.

Guncangan akibat gempa di Nepal juga terasa sampai ke ibu kota India, New Delhi, dan sejumlah wilayah lain. Sejumlah laporan menyebutkan guncangan gempa terasa hingga satu menit.

Perdana Menteri India Narendra Modi telah memerintahkan penggunaan pesawat pengangkut militer untuk membawa bantuan seberat tiga ton dan 40 tim SAR ke Nepal. Tiga pesawat lain akan menyusul dengan membawa rumah sakit darurat dan tim penyelamat lain. (Sumber: www.antaranews.com)
Read More
Ketentuan Program Mitra YouTube Terbaru

Ketentuan Program Mitra YouTube Terbaru

email dari youtube
Tanggal 9 April 2015 kemarin Saya mendapat email dari Youtube tentang pembaruan ketentuan youtube. Dari email tersebut diberitahukan bahwa youtube memiliki program baru terkait video yang dimonetisasi, yotube menawarkan tayangan video yang dimonetisasi yang bebas iklan.

Setiap pengguna akan ditawarkan dengan membayar video yang ditonton di youtube yang bebas iklan. Hal ini. Ketentuan baru ini akan mulai berlaku pada 15 Juni 2015

Beberapa ketentuan baru ini adalah sebagai berikut:
  • Pendapatan iklan. YouTube akan membayar Anda 55% dari pendapatan bersih yang diakui oleh YouTube dari iklan yang ditampilkan atau streaming oleh YouTube atau pihak ketiga yang resmi pada halaman menonton Konten atau dalam atau pada pemutar video YouTube dalam hubungannya dengan streaming konten Anda.
  • Pendapatan berlangganan. YouTube akan membayar Anda 55% dari total pendapatan bersih yang diakui oleh YouTube dari biaya berlangganan yang dapat diatribusikan pandangan bulanan atau watchtime Konten Anda sebagai persentase dari pandangan bulanan atau watchtime dari semua atau bagian dari konten yang berpartisipasi dalam langganan yang relevan (sebagaimana ditentukan oleh YouTube).
  • Pembayaran. Dalam rangka untuk mendapatkan atau menerima pembayaran atas pendapatan, Anda harus memiliki akun AdSense aktif terkait dengan akun pengguna YouTube Anda (atau metode pembayaran sejenis lainnya yang diperlukan oleh YouTube).
  • Ketentuan Pembayaran, Keterbatasan dan Pajak. YouTube akan membayar Anda untuk setiap pendapatan dalam waktu kurang lebih enam puluh (60) hari setelah berakhirnya bulan kalender, asalkan saldo yang Anda diterima melebihi US $ 100 (atau setara dalam mata uang lokal) pada waktu pembayaran jatuh tempo. 
  • Berakhirnya penerimaan pendapatan yang berhubungan dengan Konten: (a) jika satu atau lebih pihak ketiga mengklaim hak atas unsur-unsur tertentu dari Konten Anda kecuali dalam kasus-kasus dimana kebijakan atau sistem YouTube mendukung berbagi bagian dari pendapatan dengan Anda, seperti yang ditentukan oleh YouTube; (B) jika monetisasi pada Konten Anda dinonaktifkan baik oleh Anda atau YouTube; (c) partisipasi Anda dalam Program Mitra YouTube ditunda atau dihentikan karena melanggar ketentuan.
Read More